Lapak sederhana yang berada tepat di samping galon minyak Blang Malu itu hampir tak pernah sepi dari pembeli.
Setiap harinya, warga yang melintas rela berhenti sejenak demi menikmati rujak segar racikan Mak Neng. Cita rasa khas dengan perpaduan buah segar, bumbu kacang yang kental, serta sentuhan asam-manis yang pas membuat rujak ini begitu digemari berbagai kalangan.
Tak hanya warga sekitar, para pelintas dari luar daerah pun ikut penasaran setelah mendengar kabar dari mulut ke mulut. “Kalau lewat sini, belum lengkap rasanya kalau tidak singgah beli rujak Mak Neng,” ujar salah seorang pembeli.
Meski hanya berjualan dengan lapak sederhana di pinggir jalan, Rujak Mak Neng mampu bersaing dan mencuri perhatian. Lokasinya yang strategis di jalur ramai membuat usaha ini semakin dikenal luas dan menjadi tempat favorit untuk sekadar melepas dahaga di tengah perjalanan.
Fenomena ini menunjukkan bahwa kuliner tradisional dengan cita rasa autentik tetap memiliki tempat di hati masyarakat, bahkan di tengah banyaknya pilihan jajanan modern saat ini.












