Jerih Perangkat Gampong di Pidie Jaya Kerap Terlambat, Pelayanan Tetap Berjalan

PIDIE JAYA – habajino.news – Pemerintah  Pidie Jaya begitu terlambatnya mencairkan dana untuk jerih perangkat gampong yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) kembali dikeluhkan oleh sejumlah perangkat gampong.

Para perangkat gampong mengakui, keterlambatan pencairan jerih tersebut hampir terjadi setiap bulan dan telah berlangsung dalam waktu yang cukup lama.

Meski demikian, para perangkat gampong menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya, meskipun hak mereka belum diterima tepat waktu.

Seorang perangkat gampong mengatakan, kondisi tersebut cukup memberatkan, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya operasional pribadi.

Jerih kami bersumber dari APBK, namun hampir setiap bulan sering tertunda. Walau begitu, kami tetap menjalankan pelayanan kepada masyarakat, ujarnya, Jumat (30/1/2026).

Ia menambahkan, jerih seharusnya dibayarkan secara rutin dan tepat waktu sesuai dengan ketentuan anggaran yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.

Keterlambatan tersebut dinilai berdampak langsung terhadap kesejahteraan perangkat gampong dan berpotensi menurunkan motivasi kerja apabila tidak segera dicarikan solusi.
Meski menghadapi kendala tersebut, para perangkat gampong menegaskan tidak ingin persoalan jerih mengganggu pelayanan publik di tingkat gampong.

Warga setempat juga mengapresiasi dedikasi perangkat gampong yang tetap memberikan pelayanan meskipun hak mereka belum sepenuhnya terpenuhi.

Masyarakat meminta agar pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap mekanisme penyaluran jerih dari APBK agar permasalahan serupa tidak terus berulang.

Selain itu, kebijakan peninjauan ulang (review) jerih yang dilakukan hampir setiap tahun dinilai perlu disosialisasikan secara terbuka kepada publik.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya belum memberikan keterangan resmi terkait keterlambatan pencairan jerih perangkat gampong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *