Hujan deras yang mengguyur sejak pagi tidak menyurutkan langkah seorang penjual ikan keliling untuk tetap berjualan. Dengan pakaian basah kuyup, ia menyusuri lorong-lorong kampung demi memenuhi kebutuhan hidup dan menafkahi anak-anaknya.
Meski cuaca buruk dan pembeli sepi, semangatnya tetap terjaga. Setiap teriakan menawarkan dagangan menjadi harapan agar ikan yang dibawanya habis terjual. Baginya, lelah dan dingin bukan halangan, selama dapur rumah tetap mengepul.
“Kalau tidak keluar berjualan, anak-anak tidak makan,” ujarnya singkat sambil terus melangkah di bawah guyuran hujan.
Kisah ini menjadi potret nyata perjuangan masyarakat kecil yang bekerja keras demi keluarga, sekaligus pengingat akan arti keteguhan dan pengorbanan.
Demi Nafkah Anak, Penjual Ikan Keliling Rela Basah Kuyup Diguyur Hujan











