Pidie Jaya – Dalam upaya memperkuat pengawasan partisipatif serta meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga integritas demokrasi, Bawaslu Kabupaten Pidie Jaya mengangkat tema “Cegah Sebelum Terjadi: Peran Gen Z dalam Pencegahan Pelanggaran Pemilu.”
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda, khususnya Generasi Z (Gen Z), mengenai peran strategis mereka dalam mendukung pengawasan pemilu yang partisipatif. Gen Z dinilai memiliki potensi besar dalam menjaga kualitas demokrasi, terutama melalui pemanfaatan teknologi informasi dan media digital yang saat ini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari generasi muda.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pemahaman terkait strategi pengawasan pemilu, yang meliputi upaya pencegahan pelanggaran, penguatan pengawasan partisipatif, mekanisme penanganan pelanggaran, hingga proses penyelesaian sengketa proses pemilu. Melalui diskusi dan pemaparan materi, diharapkan para peserta mampu memahami peran serta fungsi pengawasan pemilu serta dapat berkontribusi aktif dalam mengawal setiap tahapan demokrasi.
Bawaslu Kabupaten Pidie Jaya menilai keterlibatan generasi muda menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas. Dengan semangat kritis serta kemampuan memanfaatkan ruang digital, Gen Z diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan pengawasan partisipatif, baik melalui keterlibatan langsung di masyarakat maupun melalui pelaporan informasi di ruang digital.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Pidie Jaya berharap dapat meningkatkan partisipasi Gen Z dalam pengawasan pemilu, sehingga upaya pencegahan pelanggaran dapat dilakukan sejak dini. Dengan demikian, tercipta ekosistem demokrasi yang lebih sehat, transparan, dan berintegritas di Kabupaten Pidie Jaya.









