Bupati Pidie Jaya Tgk. H. Sibral Malasyi MA, S.Sos, ME bersama Wakil Bupati Hasan Basri, ST, MM, Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Jaya Dr. Munawar Ibrahim, S.Kp, M.PH, Para Asisten, SKPK, Kalag BPBD, Inspektur, Para Kabag Sekretariat Daerah Kabupaten Pidie Jaya menerima kunjungan kerja Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia T. A. Khalid beserta rombongan di Posko Utama Banjir Kabupaten Pidie Jaya, Rabu 5 Maret 2026. Hal tersebut dilakukan guna membahas percepatan penanganan pascabencana, khususnya normalisasi Sungai Merdu, penanganan timbunan lumpur, serta percepatan penyediaan listrik bagi hunian sementara (huntara) masyarakat terdampak.
Bupati Pidie Jaya Tgk. H. Sibral Malasyi mengatakan, pemerintah daerah bersama Satgas dan kementerian terkait terus melakukan langkah-langkah percepatan pemulihan agar dampak banjir tidak kembali dirasakan masyarakat. Salah satu fokus utama saat ini adalah pembersihan Sungai Merdu dari kayu, pasir, dan lumpur yang terbawa arus banjir agar aliran air kembali normal.“Penanganan Sungai Merdu menjadi prioritas karena sungai ini beberapa kali meluap saat hujan deras. Kami berharap normalisasi sungai dapat segera diselesaikan, termasuk penetapan lokasi pembuangan material seperti kayu dan lumpur, sehingga permasalahan ini tidak terulang kembali di masa mendatang,” ujar Bupati.
Sementara itu, Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri menekankan pentingnya percepatan penanganan secara menyeluruh, terutama normalisasi sungai secara permanen serta pemberdayaan masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana. Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting agar proses pembersihan lingkungan dan kawasan permukiman dapat berjalan lebih cepat. “Kami berharap penanganan ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi dilakukan secara permanen agar masyarakat benar-benar merasa aman. Selain itu, masyarakat terdampak juga perlu dilibatkan dalam kegiatan pembersihan dan pemulihan sehingga sekaligus dapat membantu perekonomian mereka pascabencana,” kata Wakil Bupati.
Pada akhirnya Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya berharap adanya dukungan penuh dari pemerintah pusat dan seluruh pihak terkait untuk mempercepat pemulihan di Pidie Jaya. Selain normalisasi Sungai Merdu dan penanganan lumpur, pemerintah juga mendorong percepatan penyediaan fasilitas dasar seperti listrik di kawasan huntara agar masyarakat terdampak dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih layak dan aman.











