Bupati H. Sibral Malasyi MA, S.Sos,ME dan Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri, ST,MM memaparkan data indikator pemulihan sekaligus melakukan peninjauan lapangan bersama Laksamana TNI Mayjen Nouldy Tangka, S.A.P., M.Tr.Opsla., CHRMP. Kami dari Satgas percepatan rehap rekon beserta rombongan dalam beberapa yang hari ini berada di Aceh khususnya Kab. Pidie Jaya, dengan tujuan untuk melakukan pengecekan dan koordinasi dengan forkopimda dan masyarakat Pidie Jaya. Hal ini dilakukan nya bersama kepala OPD terkait, sebagai langkah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.di sejumlah titik strategis diantaranya melakukan peninjauan Huntara bantuan BNPB di Blang Awe, kawasan PDAM Beurawang, Beuringen, hingga Sungai dan Jembatan Blang Awe di Kecamatan Meureudu.
Dalam keterangannya Bupati dan wakil Bupati mengatakan, pembangunan Huntara di beberapa lokasi masih terdapat fasilitas yang belum memadai seperti tidak adanya plafon dan ventilasi, serta infrastruktur sungai yang menggerus badan jalan dan permukiman warga.
Selain itu, Bupati mengatakan kegiatan ini juga memastikan seluruh program pemulihan berjalan terukur dan tepat sasaran. “Kami ingin pemulihan ini tidak sekadar memperbaiki kerusakan, tetapi juga memperkuat mitigasi agar kejadian serupa tidak kembali berdampak besar pada masyarakat,” ujar Bupati saat meninjau aliran Sungai Blang Awe yang direncanakan akan dinormalisasi dan diperkuat dengan pembangunan bronjong hingga ke muara.
Wakil Bupati menambahkan, pemerintah daerah juga memprioritaskan pemulihan akses dan layanan dasar, termasuk perbaikan jembatan Blang Awe yang kini telah diperlebar serta penanganan instalasi PDAM yang terdampak parah di beberapa titik. “Air bersih dan akses jalan adalah kebutuhan mendasar. Kita pastikan pelayanan tetap berjalan meski sementara masih dalam kondisi darurat,” katanya.
Melalui paparan indikator dan peninjauan langsung tersebut, beliau berharap dukungan pemerintah pusat melalui skema APBN dapat mempercepat penanganan infrastruktur yang rusak. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk menuntaskan rehabilitasi secara menyeluruh demi memulihkan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kehidupan masyarakat di wilayah terdampak.












