RAPI ZW21 Bener Meriah Andalkan Radio Komunikasi untuk Menjangkau Wilayah Blank Spot

habajino.news – Bener Meriah — Wilayah dengan kontur perbukitan dan jarak antarkampung yang berjauhan menyebabkan sinyal seluler sering mengalami gangguan, bahkan tidak tersedia sama sekali di sejumlah titik.

Keterbatasan jaringan telekomunikasi di wilayah pegunungan Kabupaten Bener Meriah mendorong Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah ZW21 untuk terus mengandalkan radio komunikasi sebagai sarana utama pertukaran informasi, Sabtu (8/2/2026).

Dalam kondisi tersebut, RAPI hadir sebagai solusi komunikasi alternatif yang masih efektif digunakan oleh masyarakat dan relawan di daerah terpencil.

Ketua RAPI ZW21 Bener Meriah, JZ01 JZN Yuda Asri, menyampaikan bahwa penggunaan perangkat HT dan rig menjadi tulang punggung komunikasi antaranggota di lapangan.

“Radio komunikasi terbukti tetap berfungsi dengan baik meskipun berada di daerah blank spot. Ini sangat membantu koordinasi, terutama saat kondisi darurat,” kata Yuda Asri.

Ia menjelaskan, komunikasi radio RAPI tidak bergantung pada jaringan internet maupun sinyal seluler, sehingga lebih stabil digunakan di kawasan pegunungan.

Selain untuk komunikasi internal, radio RAPI juga dimanfaatkan dalam kegiatan sosial, penyampaian informasi cepat, serta dukungan komunikasi saat terjadi bencana alam.

Menurut Yuda Asri, kesiapsiagaan anggota RAPI menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran komunikasi, termasuk kedisiplinan dalam penggunaan frekuensi dan etika radio.

“Anggota kami selalu siap siaga dan rutin melakukan monitoring agar komunikasi tetap terjaga kapan pun dibutuhkan,” ujarnya.
RAPI ZW21 Bener Meriah juga aktif menjalin koordinasi dengan unsur pemerintah daerah dan instansi terkait guna memperkuat sistem komunikasi di wilayah rawan gangguan sinyal.

Melalui optimalisasi radio komunikasi, RAPI ZW21 Bener Meriah berkomitmen terus mendukung kebutuhan informasi dan keselamatan masyarakat di daerah pegunungan.

Salam RAPI 51·55.

penulis: Arju Na Fahlefi
foto Ibrahin Saputra

komunikasi radio RAPI tidak bergantung pada jaringan internet maupun sinyal seluler, sehingga lebih stabil digunakan di kawasan pegunungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *