“Jangan Hanya Seremoni Launching Saja” — Ketua Fraksi NasDem DPRK Aceh Selatan Soroti Belum Jalannya Sistem BLUD di Puskesmas

Daerah76 Dilihat

Habajino.news |Aceh Selatan – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Selatan, Novi Rosmita , SE., M.Kes Sekretaris Komisi IV, juga ketua Fraksi Partai Nasdem menyesalkan belum dijalankannya penerapan sistem Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di sejumlah puskesmas di Aceh Selatan yang telah dilaunching oleh Bupati beberapa waktu lalu sesuai amanat Permendagri Nomor 79 Tahun 2018 tentang BLUD

Menurut Novi penerapan BLUD seharusnya membawa perubahan dalam tata kelola keuangan serta peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Namun kenyataannya, hingga kini belum terlihat adanya implementasi nyata di lapangan.

Kita sangat kecewa, jangan sampai launching BLUD itu hanya sebatas seremoni tanpa hasil. Masyarakat butuh bukti pelayanan yang lebih cepat dan efisien, bukan sekadar simbol,” tegas Novi kepada media habajino.news, Selasa (4/11/2025).

Ia juga meminta Dinas Kesehatan Aceh Selatan segera menindaklanjuti proses penerapan BLUD agar puskesmas dapat bekerja sesuai dengan aturan dan tujuan yang telah ditetapkan.

Kalau sudah dilaunching, seharusnya sistemnya langsung jalan. Jangan hanya papan nama BLUD-nya saja tapi pengelolaannya tetap seperti dulu,” tambahnya.

Dengan adanya perhatian dari DPRK, masyarakat berharap status BLUD di puskesmas tidak hanya menjadi formalitas, melainkan benar-benar berdampak terhadap peningkatan pelayanan kesehatan di Aceh Selatan

Terkait sistem pengelolaan Keuangan BLUD tidak lagi melalui kas daerah namun bisa langsung ke Kas Puskesmas termasuk dari BPJS baik dana Kapitasi maupun Non Kapistas .

 

Lanjut nya, uang Non Kapitasi sering menjadi kendala terlambat dibayarkan dari kas daerah ke puskesmas sehingga tenaga keshatan sering kali mengeluh masalah jasa yg kadang sampai 6 bulan tidak di bayar , begitu juga kebutuhan lainnya masih terkendala karna masih menerapkan sistem keuangan daerah tidak merupakan sistem keuangan BLUD. tutup Novi.

Sedangkan kepala dinas kesehatan Aceh Selatan, Plt.Yuhelmi, SH. MH, saat di konfirmasi melalui telpon whatsapp mengatakan, terkait puskesmas untuk BLUD, BLUD itukan hampir sama dengan rumah sakit mengelola keuangan sendiri, jadi dalm proses launcing itu tentu perlu persiapan harus kita lengkapi dulu, terutama terkait pengelolaan keuangan, kemudian magemen kemudian juga melihat kondisi pengelolaan anggaran.

Penerapan masih semi instilahnya karna melihat Kondisi setiap puskesmas itu perlu juga di tingkatkan kapasitas personil atau pegawai, Krn nanti apabila mereka itu di jadikan BLUD tentu saja mereka itu akan mandiri baik dari manajerialnya maupun kemampuan keuangannya.ucapnya

Lanjut nya, perlu juga beberapa persyaratan administrasi dan juga dokument pendukung yang juga harus di persiapkan , Kalau untuk secara pelaksanaanya belum penuh tapi sudah berjalan, yang berjalan terutama terkait pengelolaan keuangan yang sudah sebagian itu lansung di kelola oleh puskesmas itu sudah di lakukan artinya mereka itu sudah mengelola secara mandiri , Cuma didalam pelaksaanya mereka juga harus ada kontrol dari dinas terkait seperti penganggaran kemudian tatacara pengelolaan keuangan kemudian untuk kebutuhan obat kebutuhan sarana dan prasarananya itu perlu kita persiapkan, tutup nya.

Penulis :

Azuar Rahman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *